Senam pagi Inspiring Generation bersama pimpinan

Siapa yang mau membeli keringat guru?

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

 754 total views,  1 views today

Dalam sebuah diskusi, seorang murid bertanya kepada gurunya,

Murid : “Jika memang benar para guru adalah orang-orang yang pintar, mengapa bukan para guru yang menjadi pemimpin dunia, pengusaha sukses, dan orang-orang kaya raya itu?

Gurunya tersenyum, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, ia masuk ke ruangan nya, dan keluar kembali dengan membawa sebuah timbangan.

Ia meletakkan timbangan tersebut diatas meja, dan berkata : ” Anakku, ini adalah sebuah timbangan, yang biasa digunakan untuk mengukur berat emas dengan kapasitas hingga 5000 gram”.

“Berapa harga emas seberat itu? ”

Murid mengernyitkan keningnya, menghitung dengan kalkulator dan kemudian ia mejawab,

“Jika harga satu gram emas adalah 800 ribu rupiah, maka 5000 gram akan setara dengan 4 milyard rupiah,”

Guru : “Baik lah anakku, sekarang coba bayangkan seandainya ada seseorang yang datang kepadamu membawa timbangan ini dan ingin menjualnya seharga emas 5000 gram, adakah yang bersedia membelinya?”

Murid berkata : “Timbangan emas tidak lebih berharga dari emasnya, saya bisa mendapatkan timbangan tersebut dengan harga dibawah dua juta rupiah, mengapa harus membayar sampai 4 milyar?”

Guru menjawab : “Nah, anakku, kini kau sudah mendapatkan pelajaran, bahwa kalian para murid, adalah seperti emas, dan kami adalah timbangan akan bobot prestasimu, kalianlah yang seharusnya menjadi perhiasan dunia ini, dan biarkan kami tetap menjadi timbangan yang akurat dan presisi untuk mengukur kadar kemajuanmu. ”

Guru berkata lagi, “Satu lagi pertanyaanku. Jika ada seseorang datang kepadamu membawa sebongkah berlian ditangan kanannya dan seember keringat di tangan kirinya, kemudian ia berkata : “Ditangan kiriku ada keringat yang telah aku keluarkan untuk menemukan sebongkah berlian yang ada ditangan kananku ini, tanpa keringat ini tidak akan ada berlian, maka belilah keringat ini dengan harga yang sama dengan harga berlian”

“Apakah ada yang mau membeli keringatnya? ”

“Tentu tidak.” Ujar guru lagi.

“Orang hanya akan membeli berliannya dan mengabaikan keringatnya. Biarlah kami, para guru, menjadi keringat itu, dan kalianlah yang menjadi berliannya.”

Sang murid menangis, ia memeluk gurunya dan berkata : “Wahai guru, betapa mulia hati kalian, dan betapa ikhlasnya kalian, terima kasih guru. Kami tidak akan bisa melupakan kalian, karena dalam setiap kemajuan kami, setiap kilau berlian kami, ada tetes keringatmu…”

Guru berkata : “Biarlah keringat itu menguap, mengangkasa menuju alam hakiki disisi ilahi rabbi, karena hakikat akhirat lebih mulia dari segala pernak-pernik di dunia ini.”

*Untuk semua guruku dan guru untuk putra putriku termasuk guru ngajiku dan guru ngaji putra putriku terima kasih atas segenap perjuanganmu yang telah mendidikku dan mendidik putra putriku Barakallahu lahum …..

 

Guru ku - inspiring my id

SELAMAT HARI SANTRI 22 Oktober 2020

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita Populer

Berfikir Kritis

 4,182 total views,  98 views today

 4,182 total views,  98 views today Manusia tercipta untuk hidup Di bumi

Ku Jawab dengan Bukti

 2,201 total views,  97 views today

 2,201 total views,  97 views today Inspiring Menulis – Saat ayam berkokok,

Kirim Artikel

Ingin menulis di Inspiring Menulis? Berikut cara mudah untuk mengirim artikel.

Berita terbaru

Ku Jawab dengan Bukti

 2,202 total views,  98 views today

 2,202 total views,  98 views today Inspiring Menulis – Saat ayam berkokok,

Berfikir Kritis

 4,183 total views,  99 views today

 4,183 total views,  99 views today Manusia tercipta untuk hidup Di bumi

Merdeka Indonesiaku

 5,504 total views,  50 views today

 5,504 total views,  50 views today Indonesia… Demikian persona menyebutnya Janabijana indah

Puisi Tentang kami

 5,982 total views,  50 views today

 5,982 total views,  50 views today Aku, kau menjadi kita Kita dan

Masuk | Daftar

Masuk atau daftar dulu biar bisa komen, bikin konten dan atur notifikasi konten favoritmu. Yuk!

Atau Gunakan