Raja Kisra II dan Presiden Perancis Emannuel Macron

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

 2,465 total views,  2 views today

Dunia internasional dihebohkan dengan dua insiden luar biasa bagi dunia Islam. Pada awal oktober 2020, Presiden Prancis, Emmanuel Macron memberikan pernyataan yang dianggap menghina Islam dan tokoh tauladan bagi Islam, Nabi Muhammad SAW.

Saat itu Macron menyampaikan pernyataan tentang ancaman kelompok radikal muslim yang ingin mengubah haluan nilai-nilai yang ada di Prancis, yakni terkait liberalisme dan sekulerisme. Ia mengatakan, “Ada kelompok radikal Islam, sebuah organisasi yang mempunyai metode untuk menentang hukum Republik dan menciptakan masyarakat secara paralel untuk membangun nilai-nilai yang lain”.

Selanjutnya, insiden luar biasa yang kedua adalah aksi seorang pemuda pendatang asal Chechnya, Abdoullakh Abouyezidovitch (18). Pada Jumat, 16 Oktober 2020, seorang diguru sejarah bernama Samuel Paty di Prancis dipenggal kepalanya oleh pemuda tersebut dengan alasan bahwa sosok Nabi Muhammad SAW. telah dihinakan dengan cara digambar karikatur oleh Paty.

Dua kejadian yang memicu kritik publik, bahkan internasional, karena telah membuat kaum muslim geram atas dua perilaku tidak terpuji, pertama, Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina Islam, bahkan pada akhir Oktober 2020, ia menyebutkan tambahan bahwa Islam sedang mengalami krisis. Kedua, aksi seorang guru sejarah bernama Samuel Paty menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW. dengan karikatur, tentu hal ini tidak dibenarkan dalam tradisi Islam yang sangat memuliakan Nabi Muhammad SAW sebagai makhluk paling mulia di sisi Allah Swt.

Kisah Kisra II Raja Persia

Pada 590-628 M, dikenal dengan penguasa Persia, Raja Kisra II atau Khosraw II yang memerintah Dinasti Sassania. Ia merupakan raja yang sangat diktator dan otoriter sehingga masyarakatnya memberikan julukan Parvez, “Yang selalu berjaya”. Salah satu bukti keotoriterannya adalah ia mengaku sebagai Tuhan dan harus disembah oleh rakyatnya.

Pada masa awal kerasulan Muhammad SAW. beliau mendakwahkan Islam kepada para raja, termasuk Raja Kisra II. Cara yang digunakan Rasulullah dalam berdakwah secara diplomatik negara, yakni menggunakan surat resmi, bahkan untuk mempertegas surat tersebut dari Rasulullah, beliau memberikan stempel dari perak yang bertuliskan: “Muhammad Rasul Allah.” Tulisan pada stempel dipisah menjadi tiga baris dengan urutan baris pertama bertuliskan Muhammad, baris kedua Rasul, dan baris ketiga Allah.

Dalam kitab Shirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri yang menukil dari fathul Bari karya Imam Ibnu Hajar al Asqalani, diriwayatkan bahwa Rasulullah mengirimkan surat kepada Raja Kisra II melalui utusan Abdullah ibn Hudzafah as-Sahmi.

Berikut isi surat Rasulullah kepada Kisra II,
“بسم الله الرحمن الرحيم من محمد رسول الله إلى كسرى عظيم فارس، سلام على من اتبع الهدى، وآمن بالله ورسوله، وشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأن محمدا عبده ورسوله، وأدعوك بدعاية الله، فإني أنا رسول الله إلى الناس كافة، لينذر من كان حيا ويحق القول على الكافرين، فأسلم تسلم، فإن أبيت فإن إثم المجوس عليك”.
Artinya, “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah kepada Kisra penguasa Persia. Salam sejahtera bagi orang yang mengikuti petunjuk, beriman kepada Allah dan utusanNya, dan bersaksi tiada ilah selain Allah yang Esa, tiada sekutu bagiNya, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Aku ajak kamu dengan seruan Allah, karena sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada seluruh manusia, untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. Masuk Islamlah, niscaya kamu selamat. Jika kamu enggan, kamu akan memikul dosa orang Majusi.”

Dalam perjalanan sampainya risalah tersebut, Raja Kisra II langsung merobek-robek surat tersebut dan memaki Rasulullah SAW. “Seorang hamba yang hina dari rakyatku berani menulis sebelum namaku.” Menanggapi hal ini, Rasulullah lantas mengucapkan, “Semoga Allah mengoyak-oyak kerajannya.”

Relevansi Sikap Mental Kisra II dan Emmanuel Macron

Secara historis, Rasulullah pernah dicaci-maki oleh penguasa dan dakwahnya ditolak, hal ini menyebabkan keruntuhan negaranya dan munculnya hidayah baru terhadap pengikutnya. Pada sejarah penolakan dakwah rasul terhadap Kisra II, gubernurnya Badzan yang bermukim di Yaman, mengakui kerasulan Muhammad SAW, setelah ia mengutus dua orang terkuatnya yang hendak membawa Muhammad, dan ditolak, kemudian mengancam akan tumbang kekuasaan Raja Kisra II di tangan anaknya, Syirawaih.

Setelah beberapa waktu, terdengar kabar kematian Raja Kisra II oleh anaknya karena pemberontakan besar oleh anggota keluarganya sendiri pada malam Selasa, 10 Jumadal Ula 7 H. Syirawaih, putra mahkota Kisra berhasil merebut tampuk kekuasaan dan membunuh ayahnya yang otoriter.

Menuju kisah sikap Presiden Emmanuel Macron yang menghina Rasulullah SAW. dengan cara memberikan ruang kebebasan berekspresi tanpa batasan norma agama, melalui dukungan pembuatan karikatur Rasulullah SAW. dan menghina Islam sedang mengalami krisis.

Sungguh merupakan perkataan yang tidak mendasar sama sekali, karena Islam semenjak Muhammad diutus seabagi Rasul, telah disempurnakan. Dan Muhammad SAW. sebagai figur utama penyambung wahyu Tuhan kepada makhluk di muka bumi.

Akibat dari sikap Presiden Emmanuel Macron yang penuh dengan ujaran kebencian dan hinaan justru akan memicu semangat umat muslim untuk membela, dan bisa jadi kejadian yang telah dialami pada masa Kisra II berupa hidayah kepada Badzan dan segenap rakyatnya untuk memeluk Islam karena melihat Islam sebagai sesuatu yang luar biasa, dan Rasulullah sebagai makhluk yang sangat istimewa.

Mungkin saja dengan peristiwa ini menjadi alasan mempercepatnya kemajuan Eropa dan Prancis khususnya dengan berislamnya penduduk bumi bagian Barat. Wallahu a’lam.

Ditulis oleh: Abdurrahman Ad-Dakhil

Daftar Pustaka

al-Mubarakfuri, Syaikh Shafiyurrahman. 2017. Sirah Nabawiyah Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad SAW. Edisi Indonesia. Jakarta : Darul Haq.
https://www.alukah.net/sharia/0/51922/
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20201026183351-134-562956/kronologi-ucapan-presiden-prancis-soal-islam-yang-tuai-kritik
https://www.kompas.com/global/read/2020/10/21/215806970/pemenggal-kepala-guru-di-perancis-sogok-murid-hingga-rp-6-juta-sebelum
https://republika.co.id/berita/q3ovyl430/ini-isi-surat-nabi-muhammad-kepada-raja-persia
https://republika.co.id/berita/piyaax313/doa-rasulullah-dan-tumbangnya-raja-kisra

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita Populer

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Kirim Artikel

Ingin menulis di Inspiring Menulis? Berikut cara mudah untuk mengirim artikel.

Berita terbaru

Fifth Grade Teacher

 15,292 total views,  114 views today

 15,292 total views,  114 views today Katanya, tahun kelima itu berat Nyatanya,

Lentera Hakiki – Inspiring Band

 15,540 total views,  113 views today

 15,540 total views,  113 views today Terimalah persembahan dari Inspiring Band Album

Kayu yang Ideal

 16,052 total views,  111 views today

 16,052 total views,  111 views today Diri ini bagaikan seorang tukang kayu,

Asiyah, Ra, Ka, dan Ha

 22,685 total views,  117 views today

 22,685 total views,  117 views today Mesir, pasca jatuhnya raja Akhenaten. Asiyah

Tekad

 21,584 total views,  112 views today

 21,584 total views,  112 views today Kubuat celah pada sebuah rasa Kubuat

Obat overthinking – Inspiring Cast

 23,588 total views,  112 views today

 23,588 total views,  112 views today Cuplikan spotify Disampaikan oleh Septiadi Akbar

Masuk | Daftar

Masuk atau daftar dulu biar bisa komen, bikin konten dan atur notifikasi konten favoritmu. Yuk!

Atau Gunakan