Kayu yang Ideal

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

 16,075 total views,  134 views today

Diri ini bagaikan seorang tukang kayu, yang ingin membuat rumah, yang biasa membuat meja, ataupun benda-benda lain yang terbuat dari kayu, dan kini aku butuh masuk ke dalam suatu hutan untuk mencari bahan-bahan membuat rumah.

Dan setelah puluhan kali aku masuk ke dalam hutan ku banyak menemukan berbagai macam jenis kayu dengan karakter yang bermacam-macam. Ada yang terlalu basah, keras, rapuh, dan mungkin telah berayap, dan ku rasa tak ku temukan lagi kayu ideal itu.

Tapi, dalam benakku bertanya “Apakah semua kayu yang kutemukan itu buruk?” Kurasa tidak. Namun, semua yang ku temukan itu kurang memenuhi kriteria yang ku butuhkan untuk menciptakan hal yang aku inginkan.

Hingga pada suatu siang, ku merasa ada sebuah panggilan yang memintaku untuk masuk ke hutan. Entah apa itu.  Tapi ku ikuti saja kata hatiku, dan apa yang terjadi? Kurasa kali ini ku temukan kayu yang ku butuhkan. Jika dibilang sempurna mungkin tidak, karena tidak ada kesempurnaan di dunia ini. Dan kini kurasa semua kekurangan itu sudah tidak berarti apa-apa, karena apa yang ku butuhkan bisa dibilang sudah terpenuhi dengan sebatang kayu yang telah kutemukan.

Tapi tidak secepat itu kayu yang ku temukan menjadi kayu yang indah, hingga hari ini ku mulai tuk belajar sabar, menunggu kekuatan dan keindahan kayu itu. Bagai sebuah kupu-kupu indah yang tidak mungkin ku lihat tanpa bertahan dalam sebuah kepompong yang terjaga. Dua pekan mungkin itu waktu yang cukup untukku mendapatkan kayu yang indah, lebih kuat dan juga kokoh. Sebenarnya dua pekan itu bukan waktu yang lama, tapi jika ditunggu, maka jarum detik serasa tidak bergerak.

Di samping aku menunggu kayu itu menjadi lebih kokoh, maka kucoba untuk menyiapkan berbagai peralatan yang ku butuhkan untuk membuat karya yang bisa menembus waktu, dan tak habis dimakan zaman. Baik itu menyiapkan peralatan, bahan, ataupun konsep  yang ingin kubuat nantinya, dan jika nantinya kayu itu sudah siap untuk digunakan, kayu itu akan langsung berperan di tempatnya.

Di akhir kisah akan ada banyak hal yang akan kutemukan di dunia luar, walau tidak bisa  semua hal itu mampu ku miliki, namun akan sangat baik jika kita bisa menerima apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan, tidak perlu hal yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Sang Kuasa langit dan bumi.

Dan dengan kesabaran yang luar biasa ku coba untuk membuat hal-hal hebat itu melengkapi apa yang kubutuhkan, baik itu yang sementara, atau selamanya.

Mungkin esok kayu yang kutemukan bisa jadi lebih ideal dari hari ini tapi belum tentu kayu itu bisa bertahan dalam suatu keadaan yang tak mudah, entah terhempas angin, atau hancur karena badai dan bahkan melebur bersama daun-daun yang berterbangan.

الصَبْرُيُعِيْنُ عَلَى كُلِّ عَمَلٍ

“Kesabaran itu menolong setiap pekerjaan”

dedicatedFrom:@FA_dilrp

 

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita Populer

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Kirim Artikel

Ingin menulis di Inspiring Menulis? Berikut cara mudah untuk mengirim artikel.

Berita terbaru

Fifth Grade Teacher

 15,315 total views,  137 views today

 15,315 total views,  137 views today Katanya, tahun kelima itu berat Nyatanya,

Lentera Hakiki – Inspiring Band

 15,563 total views,  136 views today

 15,563 total views,  136 views today Terimalah persembahan dari Inspiring Band Album

Kayu yang Ideal

 16,076 total views,  135 views today

 16,076 total views,  135 views today Diri ini bagaikan seorang tukang kayu,

Asiyah, Ra, Ka, dan Ha

 22,709 total views,  141 views today

 22,709 total views,  141 views today Mesir, pasca jatuhnya raja Akhenaten. Asiyah

Tekad

 21,607 total views,  135 views today

 21,607 total views,  135 views today Kubuat celah pada sebuah rasa Kubuat

Obat overthinking – Inspiring Cast

 23,612 total views,  136 views today

 23,612 total views,  136 views today Cuplikan spotify Disampaikan oleh Septiadi Akbar

Masuk | Daftar

Masuk atau daftar dulu biar bisa komen, bikin konten dan atur notifikasi konten favoritmu. Yuk!

Atau Gunakan